Aku adalah seorang wanita biasa...Yang menyukai hal-hal seperti wanita kebanyakan. Shoping atau menghabiskan waktu di salon adalah hal yang menyenangkan. Tapi belajar hal baru lebih menyenangkan lagi, kadang sampai lupa waktu.. hoho..
Aku adalah seorang wanita biasa yang menyukai hal-hal luar biasa...Dan saat ini aku lagi belajar bagaimana cara membuat sesuatu yang tidak biasa...Walau bikin puyeng, tapi aku seneng..
aku juga doyan banget berwisata kuliner....Kampung daun, Selasih, The Tweak, Baso Panghegar, dan semua tempat jajanan yang murah meriah hampir semua sudah aku coba...Masak? Aku suka masak, yang aku gak suka adalah belanjanya..hehe..Kebanyakan Pasar tradisional di Indonesia bikin gak nyaman, tapi kalau belanja di swalayan harganya lebih tinggi dari pasaran. So solusi satu-satunya adalah, gak usah pake belanja...beli aja yang udah jadi di rumah makan sebelah...hihihi...
Sempet-sempetnya foto dulu sewaktu di jalan menuju Kampung Daun. Nasis banget yah..hihihi...Gaya andalan "peace" paling banyak digunakan cewe kalau foto-foto. Pose "peace" ini menjangkit dikalangan anak ABG, para alay, bahkan orang dewasa bagai virus menular...halah...halah...
Bandung, kota yang menyenangkan. Walau saat ini sering kali macet, atau banjir pas hujan. Bandung tetap jadi kota paling "cocok" buat aku...
SATU keluarga di Australia membangun rumah unik yang bisa berotasi. Dilansir Minggu (13/12), rumah keluarga Everingham di utara Sydney, dibuat oktagonal dan bisa berotasi sesuai permintaan. "Tetangga harus membangun rumah 15 derajat ke utara guna menghindari sinar matahari. Namun, rumah kami bisa diputar sesuai keinginan, kami bisa pilih pemandangan berbeda tanpa meninggalkan kursi," ujar Luke Everingham. Rumah itu diputar secara elektrik dan dikontrol komputer. Rumah yang bisa berotasi 30 menit itu menelan biaya 700.000 dolar. (Rtr)***